Asesmen Fisik & Uji Keterampilan (Testing & Assessment)
Evaluasi fisik berkala adalah kompas bagi setiap program periodisasi. Tanpa data tes objektif di awal (baseline testing), pelatih tidak dapat mengetahui apakah adaptasi biologis yang diinginkan benar-benar tercapai.
Modul Assessment Engine di PeakPlan menyediakan katalog lengkap tes fisik terstandar internasional, penilaian norma otomatis berdasarkan usia dan jenis kelamin, fitur pembuatan template tes keterampilan cabor kustom, serta visualisasi grafik profil biomotor radar/spider.
Enam Domain Tes Fisik Standar
PeakPlan mengintegrasikan protokol tes ilmiah yang telah tervalidasi:
1. Daya Tahan Kardiorespiratori (Endurance / Aerobic Capacity)
- Bleep Test (Multi-Stage Fitness Test / Yo-Yo Intermittent): Mengestimasi nilai VO2Max atlet (ml/kg/menit).
- Cooper 12-Minute Run Test: Mengukur jarak tempuh total dalam 12 menit di lintasan lari.
- Lari 2.4 Km Test: Uji ketahanan aerobik dasar berjarak tetap.
- Balke Test: Protokol jalan/lari 15 menit.
2. Kecepatan (Speed & Acceleration)
- Sprint 20 Meter & 30 Meter: Menilai kapasitas akselerasi awal dan kekuatan fase dorong (drive phase).
- Sprint 60 Meter & 100 Meter: Menilai kecepatan maksimal (maximum velocity / top speed) dan ketahanan kecepatan.
3. Kekuatan (Maximum Strength)
- 1RM Back Squat: Evaluasi kekuatan maksimal ekstensor panggul dan lutut (rantai posterior & anterior).
- 1RM Bench Press: Evaluasi kekuatan dorong tubuh bagian atas.
- 1RM Deadlift: Evaluasi kekuatan tarikan engsel panggul (hip hinge).
- Handgrip Dynamometer Test: Pengukuran kekuatan cengkeraman tangan (kg), yang berkorelasi kuat dengan integritas neuromuskular menyeluruh.
4. Kelincahan (Agility & Change of Direction)
- T-Test: Menguji kemampuan akselerasi maju, lari menyamping (side-shuffle), dan mundur (backpedal).
- Illinois Agility Test: Menguji kelincahan manuver berkelok di antara rintangan kerucut.
- Pro Agility Shuttle (5-10-5): Mengukur kecepatan deselerasi dan transisi arah lateral secara eksplosif.
5. Daya Ledak (Power)
- Vertical Jump (Sargent / CMJ): Mengukur tinggi lompatan vertikal (cm) sebagai cerminan daya ledak tungkai bawah.
- Standing Broad Jump: Lompatan horizontal tanpa awalan.
- Medicine Ball Chest Pass: Mengukur lemparan bola beban dari dada untuk daya ledak tubuh bagian atas.
6. Kelentukan (Flexibility)
- Sit and Reach Test: Mengukur fleksibilitas otot paha belakang (hamstrings) dan punggung bawah (lumbar spine).
Sistem Penilaian Norma Otomatis (Normative Ratings)
Begitu pelatih memasukkan skor mentah atlet (misal: Waktu Sprint 30m = 3.95 detik atau VO2Max Bleep = 54.2 ml/kg/min):
- Algoritma PeakPlan secara otomatis mencocokkan hasil tersebut ke Tabel Norma Ilmiah yang disesuaikan dengan Jenis Kelamin (Pria/Wanita) dan Kategori Usia atlet.
- Sistem menerbitkan predikat evaluasi standar 5 tingkat:
- Istimewa (Excellent) (Nilai Numerik: 100)
- Baik (Good) (Nilai Numerik: 80)
- Cukup (Average) (Nilai Numerik: 60)
- Kurang (Below Average) (Nilai Numerik: 40)
- Sangat Kurang (Poor) (Nilai Numerik: 20)
Fitur Custom Skill Test Template (Tes Keterampilan Kustom)
Setiap cabang olahraga memiliki tuntutan keterampilan unik yang tidak tercakup dalam tes fisik umum. PeakPlan memungkinkan pelatih merancang Template Tes Keterampilan Kustom:
Cara Membuat Template Tes Kustom:
- Buka menu Assessment > Template Tes Keterampilan.
- Klik "+ Buat Template Baru".
- Masukkan rincian:
- Nama Tes: Contoh: "Akurasi Smash Bulutangkis", "Uji Dribble Kelincahan Sepakbola", atau "Ketepatan Memanah Jarak 50m".
- Cabang Olahraga: Tentukan cabor target.
- Metrik yang Diukur: Tentukan nama metrik dan satuannya (misal: Poin Akurasi, Waktu Detik, Persentase Sukses %).
- Logika Penilaian: Tentukan apakah angka lebih rendah lebih baik (lower is better, misal: waktu) atau angka lebih tinggi lebih baik (higher is better, misal: jumlah poin).
- Tabel Norma Mandiri: Pelatih dapat menetapkan ambang batas nilai sendiri sesuai standar internal klub.
Grafik Poligon Biomotorik (Radar / Spider Chart)
Setelah atlet menyelesaikan rangkaian tes berkala, PeakPlan memvisualisasikan data ke dalam Radar Profile (Grafik Jaring Laba-Laba):
- Menampilkan 5 sumbu biomotor: Daya Tahan, Kekuatan, Kecepatan, Kelincahan, dan Daya Ledak.
- Membantu pelatih melihat secara visual bentuk kelemahan atlet: apakah atlet memiliki daya ledak istimewa namun kelincahannya sangat kurang?
- Data ini menjadi dasar objektif pelatih saat menetapkan target fokus biomotor pada siklus mesosiklus di Makroplanner.